Artika

Lanjut

Saya dan suami sebenarnya belum mengenal secara dalam satu sama lain. Kami sering happy-happy menghabiskan waktu bersama, tapi tidak pernah mengetahui latar belakang satu sama lain. Setelah melahirkan, saya baru tahu ia laki-laki religius, mendambakan sosok istri salihah yang rajin ibadah, mengenakan hijab, dan menuruti semua perkataannya. Sementara saya mengharapkan relasi pernikahan yang setara.


Apakah kami berusaha terbuka mengomunikasikan keinginan masing-masing?


Berusaha mengkomunikasikan Tidak berusaha mengkomunikasikan