Pekerjaan suami saya adalah dokter dan ia bisa dibilang lumayan sibuk, namun ia tidak pernah satu kali pun membiarkan saya kewalahan sendirian mengurus anak dan mengerjakan pekerjaan domestik. Dari awal pernikahan dan kehamilan pun, suami saya bukan merupakan sosok yang pasif dalam urusan domestik. Misalnya, suami saya mau belajar pada ibunya bagaimana cara memandikan anak. Ia juga kerap mengganti popok anak saya, melakukan pekerjaan domestik seperti mencuci dan menjemur baju. Kami pun selalu bernegosiasi terkait peran domestik dan publik yang kami jalankan.
Apakah saya pernah bertengkar hebat dengan suami saya?
Score kamu : 50